Technology · Malaysia Bureau
Jangkauan 5G bukan ukuran utama, kepercayaan pengguna adalah kunci
Penganalisis industri menekankan bahawa pembangunan infrastruktur 5G di Malaysia harus berfokus pada keandalan, keamanan dan keberagaman teknologi, bukan sekadar perluasan liputan rangkaian.
LSN Malaysia ·

Pakar teknologi telekomunikasi berpendapat bahawa kehadiran rangkaian 5G yang luas tidak bermakna jika pengguna tidak mempercayai kualitas dan keamanan layanannya. Mereka menyoroti pentingnya membangun ekosistem 5G yang kokoh dan dapat diandalkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital Malaysia.
Menurut analisis industri, fokus pengembangan 5G seharusnya mencakup tiga pilar utama: keandalan jaringan yang tinggi, perlindungan keamanan siber yang komprehensif, dan pilihan teknologi yang beragam untuk memenuhi kebutuhan berbeda sektor industri. Pendekatan ini dinilai lebih strategis daripada mengejar angka liputan jaringan semata.
Para ahli menekankan bahawa kepercayaan konsumen dan industri terhadap 5G akan terbentuk melalui demonstrasi konsistensi performa, transparansi dalam operasional, dan komitmen terhadap standar keamanan internasional. Tanpa fondasi kepercayaan ini, adopsi 5G di sektor kritis seperti manufaktur, kesehatan, dan keuangan akan menghadapi hambatan signifikan.
Kemampuan 5G untuk menggerakkan transformasi digital ekonomi Indonesia bergantung pada kualitas infrastruktur yang dibangun, bukan semata-mata ketersediaan coverage area. Investasi dalam penelitian, pengembangan talenta lokal, dan kemitraan strategis dianggap sama pentingnya dengan ekspansi jaringan fisik.