LSN News › Indonesia

World · Indonesia Bureau

Lahan gambut Indonesia yang rusak dan kering rentan terbakar

Kerusakan dan pengeringan lahan gambut di Indonesia menyebabkan area tersebut menjadi sangat mudah terbakar. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran serius bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

LSN Indonesia · 17 October 2026

Lahan gambut Indonesia yang rusak dan kering rentan terbakar

Lahan gambut Indonesia yang telah mengalami kerusakan ekstensif dan pengeringan semakin rentan terhadap kebakaran. Degradasi ekosistem gambut ini menciptakan kondisi ideal bagi terjadinya kebakaran liar yang sulit dikendalikan. Sejumlah area yang sebelumnya jenuh air kini menjadi sangat kering karena berbagai faktor termasuk drainase berlebihan dan perubahan iklim.

Kerusakan lahan gambut tidak hanya berdampak pada hilangnya habitat alami tetapi juga meningkatkan risiko kebakaran yang dapat menyebar dengan cepat. Ketika terbakar, lahan gambut menghasilkan asap dan emisi karbon dalam jumlah sangat besar yang dapat mempengaruhi kualitas udara hingga ke wilayah-wilayah tetangga. Dampak jangka panjang dari kebakaran gambut ini termasuk hilangnya keanekaragaman hayati dan pelepasan emisi gas rumah kaca yang signifikan.

Upaya pemulihan dan perlindungan lahan gambut yang tersisa menjadi semakin penting. Para ahli menekankan pentingnya restorasi lahan gambut yang telah terdegradasi, termasuk pemulihan kadar air tanah dan penghentian praktik-praktik drainase yang merusak. Tindakan pencegahan kebakaran, pemantauan intensif, dan edukasi masyarakat lokal juga dianggap krusial untuk melindungi ekosistem gambut Indonesia di masa depan.