LSN News › Indonesia

Technology · Indonesia Bureau

Mantan Kepala Keamanan Google Peringatkan AI Ancam Anak-anak Lebih Besar dari Media Sosial

Seorang pakar keamanan teknologi tingkat tinggi menyatakan kecerdasan buatan berpotensi menimbulkan dampak negatif yang lebih serius bagi anak-anak dibandingkan dengan platform media sosial. Peringatan ini datang seiring meningkatnya kekhawatiran global terhadap regulasi dan pengawasan teknologi AI.

LSN Indonesia · 29 September 2026

Mantan pimpinan divisi keamanan di perusahaan teknologi terkemuka mengungkapkan keprihatinannya bahwa perkembangan kecerdasan buatan dapat menciptakan risiko yang lebih besar bagi kesejahteraan anak-anak ketimbang era media sosial sebelumnya. Pakar tersebut mendasarkan analisisnya pada potensi AI untuk memberikan konten yang dipersonalisasi secara ekstensif dan manipulatif, dengan kemampuan untuk beradaptasi terhadap perilaku pengguna muda.

Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa teknologi AI generatif terbaru memiliki kapabilitas untuk menciptakan pengalaman yang semakin sulit dibedakan dari interaksi manusia sejati. Hal ini menurut ahli dapat meningkatkan risiko eksploitasi, penyebaran misinformasi yang ditargetkan, dan ketergantungan psikologis pada platform berbasis AI.

Parakar tersebut menekankan perlunya kerangka regulasi yang kuat dan proaktif sebelum teknologi ini menjadi lebih tersebar luas. Ia menyerukan keterlibatan pemerintah, industri teknologi, dan para ahli perlindungan anak untuk mengembangkan standar keamanan yang komprehensif guna melindungi generasi muda dari potensi bahaya AI.

Peringatan ini sejalan dengan meningkatnya desakan dari berbagai kalangan internasional untuk pengawasan yang lebih ketat terhadap pengembangan dan penerapan sistem AI, khususnya yang berinteraksi langsung dengan pengguna anak-anak.