LSN News › Indonesia

Business · Indonesia Bureau

Saham Merosot Sementara Harga Minyak Naik Seiring Berkurangnya Harapan Selat Hormuz

Pasar saham global mengalami penurunan setelah memudarnya optimisme terkait resolusi ketegangan di Selat Hormuz, sementara harga minyak mentah bergerak naik di tengah ketidakpastian pasokan.

LSN Indonesia · 4 October 2026

Bursa saham di berbagai negara mencatat penurunan pada perdagangan hari ini, dipicu oleh sentimen negatif pasar yang disebabkan oleh eskalasi ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Harapan penyelesaian konflik yang sebelumnya mendorong kenaikan harga saham kini mulai surut seiring dengan intensifikasi krisis di Selat Hormuz, jalur strategis bagi perdagangan minyak global.

Sebaliknya, harga minyak mentah menunjukkan tren kenaikan mengikuti kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan dari wilayah yang menjadi lintasan sekitar sepertiga dari perdagangan minyak laut dunia. Investor yang semula optimis kini mencemaskan dampak jangka panjang terhadap stabilitas harga energi dan pertumbuhan ekonomi global.

Antisipasinya, pasar diperkirakan akan terus volatile seiring dengan perkembangan situasi geopolitik di kawasan tersebut. Para analis menyarankan investor untuk berhati-hati dalam pengambilan keputusan investasi sambil memantau perkadangan berita terbaru dari Timur Tengah dan langkah-langkah diplomasi internasional yang mungkin dilakukan.