World · Malaysia Bureau
Penjaga Jam Sultan Abdul Samad Terus Amanah Warisan Mekanik Berabad-abad
Tiga penjaga kini meneruskan tugas kritis memelihara sistem jam mekanikal bersejarah di Bangunan Sultan Abdul Samad, salah satu mercu tanda ikonik Malaysia. Dedikasi mereka memastikan dentingan jam yang legendaris terus bergema menemani kehidupan masyarakat Kuala Lumpur.
LSN Malaysia ·

Memelihara mekanisme jam berusia lebih satu abad memerlukan keahlian khusus dan komitmen yang mendalam. Ketiga penjaga yang kini mengemban tanggung jawab ini mewarisi pengetahuan dari pendahulu mereka, menyambung rantai tradisi yang telah dijalankan sejak pembinaan Bangunan Sultan Abdul Samad pada awal abad ke-20.
Sistem jam mekanikal kompleks ini bukan hanya alat pengukur waktu biasa. Setiap komponen, dari roda gigi hingga pendulum, dirancang dengan presisi tinggi dan memerlukan pemeliharaan berkala untuk memastikan ketepatan dan keandalannya. Para penjaga melakukan pemeriksaan rutin, pelinciran, dan penyesuaian untuk menjaga performa optimal jam yang telah menjadi saksi perkembangan negara.
Dedikasi penjaga jam ini mencerminkan pentingnya memperkukuh warisan budaya dan sejarah melalui tindakan nyata. Sementara teknologi digital terus berkembang, kehadiran jam mekanik tradisional ini tetap relevan sebagai simbol kontinuitas dan ketahanan, menceritakan kisah Malaysia kepada setiap orang yang mendengarkan dentingannya.
Upaya mempertahankan keahlian tradisional pemeliharaan jam mekanik menjadi semakin penting ketika semakin sedikit generasi muda yang berminat menekuni bidang ini. Bangunan Sultan Abdul Samad dan jam ikoniknya tetap berdiri sebagai bukti nyata bahwa dedikasi manusia dapat menjaga warisan berharga untuk generasi mendatang.