Culture & Entertainment · Malaysia Bureau
Jaringan Pyongyang hantar pekerja Korea Utara ke kilang Rusia
Organisasi hak asasi manusia mendakwa pekerja Korea Utara menghadapi keadaan kerja yang eksploitatif di kilang-kilang Rusia yang mengeluarkan komponen untuk perang Ukraine, melanggar sekatan PBB.
LSN Malaysia ·

Global Rights Compliance melaporkan bahwa jaringan yang disokong Pyongyang telah menghantarkan sejumlah pekerja Korea Utara ke fasilitas manufaktur di Rusia. Menurut organisasi berbasis hak asasi manusia tersebut, para pekerja ini dikerah untuk menghasilkan komponen dan produk yang digunakan dalam konflik Ukraine yang sedang berlangsung.
Kondisi kerja yang dihadapi oleh para pekerja Korea Utara di pabrik-pabrik Rusia ini digambarkan sebagai sangat eksploitatif, dengan standar keselamatan kerja yang rendah dan gaji yang tidak memadai. Global Rights Compliance menyatakan bahwa situasi ini mencerminkan pelanggaran terhadap perjanjian kerja yang adil dan bermartabat.
Praktik pengiriman tenaga kerja ini diduga melanggar sekatan Perserikatan Bangsa-Bangsa terhadap Korea Utara. Sekatan internasional tersebut dirancang untuk membatasi kemampuan ekonomi negara itu dan mencegah sumber daya Korea Utara digunakan untuk mendukung aktivitas militer atau konflik regional.
Koordinasi antara Pyongyang dan Moskow dalam hal tenaga kerja ini menunjukkan hubungan ekonomi yang lebih dalam antara dua negara, terutama sejak invasi Rusia terhadap Ukraine pada Februari 2022. Laporan ini menambah kekhawatiran komunitas internasional tentang kolaborasi bilateral yang dapat menguntungkan kedua negara sekaligus merugikan pekerja dan melanggar rezim sanksi global.