LSN News › Indonesia

Business · Indonesia Bureau

Temu setuju batasi akses data pribadi pengguna dalam gugatan Texas

Platform belanja daring asal China, Temu, menerima pembatasan ketat terhadap pengumpulan dan penggunaan data pribadi pengguna sebagai bagian dari penyelesaian kasus privasi di Texas.

LSN Indonesia · 19 October 2026

Temu, platform e-commerce milik China yang populer di kalangan pembeli daring, telah menyetujui pembatasan signifikan atas praktik pengumpulan data pribadinya untuk menyelesaikan gugatan privasi data yang diajukan oleh pemerintah Texas.

Penyelesaian tersebut memerlukan Temu untuk menerapkan langkah-langkah perlindungan yang lebih ketat dalam menangani informasi pengguna, termasuk batasan pada pengumpulan data perangkat, riwayat browsing, dan informasi sensitif lainnya. Platform juga berkomitmen untuk meningkatkan transparansi kepada pengguna mengenai bagaimana data mereka dikumpulkan dan digunakan.

Gugatan yang diajukan oleh pejabat Texas fokus pada kekhawatiran bahwa Temu mengumpulkan terlalu banyak informasi pribadi dari penggunanya tanpa persetujuan yang jelas dan memadai. Pemerintah Texas juga menyoroti praktik perusahaan dalam berbagi data dengan pihak ketiga tanpa pengungkapan penuh kepada konsumen.

Penyelesaian ini menandai respons Temu terhadap meningkatnya pengawasan regulasi terhadap platform teknologi asing di Amerika Serikat. Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi preseden dalam penegakan standar privasi data yang lebih ketat terhadap aplikasi e-commerce yang beroperasi di pasar AS.

Temu, yang telah berkembang pesat sebagai destinasi belanja daring populer bagi konsumen mencari produk dengan harga murah, kini menghadapi tantangan regulasi yang lebih besar seiring pertumbuhan pangsa pasarnya di berbagai negara.