LSN News › Indonesia

World · Indonesia Bureau

Trump Tunjuk Pendukung Garis Keras Miller Jadi Kepala Staf

Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengangkat Stephen Miller, tokoh berpengaruh dalam administrasinya yang dikenal dengan posisi keras, sebagai kepala staf setelah hasil pemilihan tengah tahun yang mengecewakan.

LSN Indonesia · 7 November 2026

Donald Trump telah memilih Stephen Miller untuk memimpin stafnya di masa depan, menandai pergerakan signifikan dalam struktur kepemimpinan pasca-pemilihan tengah tahun. Miller, yang sebelumnya menjabat sebagai penasihat kebijakan utama dalam administrasi Trump, dikenal karena pendekatan agresifnya terhadap isu-isu imigrasi dan kebijakan dalam negeri.

Pengangkatan ini mencerminkan strategi Trump untuk memperkuat dukungannya di kalangan pendukung garis keras partainya. Miller telah menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh dalam formasi kebijakan Trump, khususnya dalam hal-hal yang berkaitan dengan kontrol perbatasan dan imigrasi yang lebih ketat.

Keputusan tersebut datang pada saat Trump mengalami hasil yang kurang memuaskan dalam pemilihan tengah tahun, yang mengubah lanskap politik Amerika Serikat. Penunjukan kepala staf yang baru dianggap sebagai upaya untuk merestrukturisasi tim dengan individu-individu yang sejalan dengan visinya.

Miller telah dikenal karena pengaruhnya dalam berbagai keputusan kebijakan yang kontroversial selama masa pemerintahan Trump, dan penunjukannya sebagai kepala staf diperkirakan akan mempengaruhi arah dan prioritas dari operasi sehari-hari organisasi Trump.